Gunung
Penanjakan yang berada pada ketinggian 2770 Mdpl merupakan sebuah gunung yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Gunung ini
menawarkan keindahan sunrise atau
matahari terbit yang sangat indah. Berangkat dari malang bersama dua orang
kawan, kami mencoba melewati jalur Gubuk Klakah. Jalur ini lebih cepat apabila
anda ingin berwisata ke Gunung Bromo tetapi jalur yang dilewati sangat ekstrim
dan kendaraan harus benar-benar dalam kondisi sehat. Berikut ini catatan
perjalanan kami dalam petulangan menggunakan sepeda motor menuju Gunung
Penanjakan Via Gubuk Klakah :
Malang - Tumpang (45 Menit)
Dari
Kota Malang perjalanan dilanjutkan menuju kompleks Perumahan Sawojajar lanjut
menuju wilayah Pakis dan kemudian dilanjutkan menuju Tumpang. Disini kami
mengisi bensin full di SPBU Tumpang sebelum melanjutkan perjalanan menuju Gubuk
Klakah.
Tumpang - Gubuk Klakah (15
Menit)
Perjalanan
kemudian dilanjutkan menuju Gubuk Klakah melewati jalan beraspal dan berakhir
di tempat wisata Coban Pelangi. Di Coban Pelangi ini kita dapat beristirahat
sejenak karena banyak warung di pinggir jalan dan pemandangan disini sangat
indah dan suasana sangat sejuk.
Gubuk Klakah – Jemplang (60
Menit)
Dari
Coban Pelangi perjalanan mulai menanjak dan melewati jalan berbatu yang sangat
ekstrim. Bagi kendaraan diwajibkan masuk gigi 1 untuk untuk menghindari hal-hal
yang tidak diinginkan. Apabila musim penghujan jalan sangat licin. Mendekati
Desa Ngadas kita dapat melihat pemandangan yang sangat indah ciri khas pegunungan
dimana ladang-ladang penduduk sangat hijau dan subur. Kabut mulai turun dan jarak pandang
hanya beberapa meter memasuki Desa Ngadas. Perjalanan kami lanjutkan menuju
Jemplang dan melewati loket masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Biaya
masuk setiap orang sebesar Rp. 5.000,00 dan tidak ada biaya tambahan lainnya.
Jemplang adalah nama sebuah pertigaan dimana kalau kita ambil jalan ke kanan
akan menuju Desa Ranu Pane dimana terdapat Pos tempat pendaftaran pendakian Gunung Semeru, sedangkan apabila kita turun belok ke kiri akan menuju Gunung Bromo. Di Jemplang ini terdapat tiga buah
warung dan disini juga menyediakan bensin dimana per liternya Rp. 7.500,00.
Pemandangan di Jemplang sangat indah kita dapat melihat pemaandangan Bukit
Telettubies yang hijau. Jangan lupa juga tape goreng hangat seharga Rp.
1.000,00 sambil minum kopi tentunya terasa nikmat.
Jemplang – Gunung Bromo –
Gunung Penanjakan (60 Menit)
Dari
pertigaan Jemplang perjalanan dilanjutkan belok ke kiri dimana kita harus
berhati-hati karena jalan menurun curam dan sangat membahayakan sepeda motor.
Mendekati padang pasir pemandangan sangat indah dimana kita akan melihat Bukit
Telettubies yang sangat hijau. Tentunya perjalanan menjadi tidak membosankan,
melewati padang pasir kewaspadaan tetap harus kita utamakan karena melewati
pasir jalan menjadi licin dan bisa selip ban motor. Di Tengah-tengah padang
pasir ada sebuah batu dimana orang menamakanya Batu Singa. Banyak pengunjung yang penasaran dan singgah sebentar
di Batu Singa ini sekedar melihat seperti apa batu ini. Mendekati Gunung Bromo,
kita akan disuguhi pemandangan yang sangat menarik dimana di sebelah kiri kita
dapat melihat secara langsung Gunung Bromo dan Gunung Batok di sebelahnya. Di
bawah Gunung Bromo terdapat Pura Poten tempat bersembahyang bagi masyarakat
Tengger dan pada puncaknya Pura Poten ini akan ramai ketika Upacara Kasada
berlangsung sekitar bulan juli yang diselenggarakan setiap setahun sekali. Setelah
melewati padang pasir, perjalanan semakin ekstrim karena menuju Gunung
Penanjakan kita akan melewati jalanan beraspal menanjak naik dengan kemiringan
kurang lebih 60 derajat. Alhamdulillah akhirnya kita sampai pada titik
tertinggi Gunung Penanjakan (2770 Mdpl). Setelah menitipkan sepeda motor kami
kami langsung mendirikan tenda di puncak sambil menunggu detik-detik matahari
terbenam dan tentunya menunggu matahari terbit keesokan harinya. Demikian
petualangan kami dan salam dari kami semua Pasukan Langit.
(Pasukan Langit, 25 Maret
2013)
Berikut ini foto-foto
perjalanan kami menuju Gunung Penanjakan (2770 Mdpl) :
(SALAM DAMAI By PASUKAN LANGIT)