"Keep The Faith For Wind Of Change - You'll Never Walk Alone"

Senin, 25 Maret 2013

Gunung Penanjakan (2770 Mdpl) Via Gubuk Klakah

Gunung Penanjakan yang berada pada ketinggian 2770 Mdpl merupakan sebuah gunung yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Gunung ini menawarkan keindahan sunrise atau matahari terbit yang sangat indah. Berangkat dari malang bersama dua orang kawan, kami mencoba melewati jalur Gubuk Klakah. Jalur ini lebih cepat apabila anda ingin berwisata ke Gunung Bromo tetapi jalur yang dilewati sangat ekstrim dan kendaraan harus benar-benar dalam kondisi sehat. Berikut ini catatan perjalanan kami dalam petulangan menggunakan sepeda motor menuju Gunung Penanjakan Via Gubuk Klakah :

Malang - Tumpang (45 Menit)

Dari Kota Malang perjalanan dilanjutkan menuju kompleks Perumahan Sawojajar lanjut menuju wilayah Pakis dan kemudian dilanjutkan menuju Tumpang. Disini kami mengisi bensin full di SPBU Tumpang sebelum melanjutkan perjalanan menuju Gubuk Klakah.

Tumpang - Gubuk Klakah (15 Menit)

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Gubuk Klakah melewati jalan beraspal dan berakhir di tempat wisata Coban Pelangi. Di Coban Pelangi ini kita dapat beristirahat sejenak karena banyak warung di pinggir jalan dan pemandangan disini sangat indah dan suasana sangat sejuk.

Gubuk Klakah – Jemplang (60 Menit)

Dari Coban Pelangi perjalanan mulai menanjak dan melewati jalan berbatu yang sangat ekstrim. Bagi kendaraan diwajibkan masuk gigi 1 untuk untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Apabila musim penghujan jalan sangat licin. Mendekati Desa Ngadas kita dapat melihat pemandangan yang sangat indah ciri khas pegunungan dimana ladang-ladang penduduk sangat hijau dan subur. Kabut mulai turun dan jarak pandang hanya beberapa meter memasuki Desa Ngadas. Perjalanan kami lanjutkan menuju Jemplang dan melewati loket masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Biaya masuk setiap orang sebesar Rp. 5.000,00 dan tidak ada biaya tambahan lainnya. Jemplang adalah nama sebuah pertigaan dimana kalau kita ambil jalan ke kanan akan menuju Desa Ranu Pane dimana terdapat Pos tempat pendaftaran pendakian Gunung Semeru, sedangkan apabila kita turun belok ke kiri akan menuju Gunung Bromo. Di Jemplang ini terdapat tiga buah warung dan disini juga menyediakan bensin dimana per liternya Rp. 7.500,00. Pemandangan di Jemplang sangat indah kita dapat melihat pemaandangan Bukit Telettubies yang hijau. Jangan lupa juga tape goreng hangat seharga Rp. 1.000,00 sambil minum kopi tentunya terasa nikmat.

Jemplang – Gunung Bromo – Gunung Penanjakan (60 Menit)

Dari pertigaan Jemplang perjalanan dilanjutkan belok ke kiri dimana kita harus berhati-hati karena jalan menurun curam dan sangat membahayakan sepeda motor. Mendekati padang pasir pemandangan sangat indah dimana kita akan melihat Bukit Telettubies yang sangat hijau. Tentunya perjalanan menjadi tidak membosankan, melewati padang pasir kewaspadaan tetap harus kita utamakan karena melewati pasir jalan menjadi licin dan bisa selip ban motor. Di Tengah-tengah padang pasir ada sebuah batu dimana orang menamakanya Batu Singa. Banyak pengunjung yang penasaran dan singgah sebentar di Batu Singa ini sekedar melihat seperti apa batu ini. Mendekati Gunung Bromo, kita akan disuguhi pemandangan yang sangat menarik dimana di sebelah kiri kita dapat melihat secara langsung Gunung Bromo dan Gunung Batok di sebelahnya. Di bawah Gunung Bromo terdapat Pura Poten tempat bersembahyang bagi masyarakat Tengger dan pada puncaknya Pura Poten ini akan ramai ketika Upacara Kasada berlangsung sekitar bulan juli yang diselenggarakan setiap setahun sekali. Setelah melewati padang pasir, perjalanan semakin ekstrim karena menuju Gunung Penanjakan kita akan melewati jalanan beraspal menanjak naik dengan kemiringan kurang lebih 60 derajat. Alhamdulillah akhirnya kita sampai pada titik tertinggi Gunung Penanjakan (2770 Mdpl). Setelah menitipkan sepeda motor kami kami langsung mendirikan tenda di puncak sambil menunggu detik-detik matahari terbenam dan tentunya menunggu matahari terbit keesokan harinya. Demikian petualangan kami dan salam dari kami semua Pasukan Langit.

(Pasukan Langit, 25 Maret 2013)

Berikut ini foto-foto perjalanan kami menuju Gunung Penanjakan (2770 Mdpl) :


















































(SALAM DAMAI By PASUKAN LANGIT)

Selasa, 15 Januari 2013

Selecta (1150 Mdpl) : Taman Wisata Alam Kota Batu

Selecta, sebuah Taman Wisata Alam yang sangat terkenal di Kota Batu ini menyuguhkan sebuah pemandangan alam yang sangat indah. Berada pada ketinggian 1150 Mdpl memberikan suasana yang sejuk dan segar ciri khas alam pegunungan. Dari sini kita dapat melihat keindahan Gunung Arjuna-Welirang maupun Gunung Panderman dan keindahan Kota Batu tentunya. Untuk tiket masuk tergolong murah untuk kategori taman wisata dan di tahun 2013 ini tidak ada kenaikan harga dimana per orang dikenakan biaya masuk Rp. 15000,00 dan biaya parkir untuk sepeda motor Rp. 2000,00.

 (Beautiful Flowers)

 (Taman Bunga)

(Taman Selecta) 

 (Strawberry)

(Bunga yang Indah)

Banyak sekali fasilitas yang dapat kita dapatkan disini, mulai dari penginapan sampai taman bermain yang sangat indah. Tempat ini sering dijadikan kegiatan outbond dari berbagai macam sekolah maupun instansi baik swasta maupun pemerintahan. Disini kita dapat berjalan mengelilingi taman bunga yang berwarna warni dan bisa melakukan kegiatan flying fox yang melintasi diatas taman-taman bunga. Sebuah taman wisata yang sangat direkomendasikan bagi anak-anak dan keluarga untuk lebih mengenalkan diri kepada alam sekitar.

 (Bunga Warna Merah)

 (Tempat Outbond)

 (Flying Fox)

 (Tetes Embun)

 (Embun Pagi Hari)

 (Titik Embun)

Disini juga banyak sekali warung makan yang menyediakan berbagai macam masakan dan juga wahana kolam renang bagi anak-anak maupun dewasa. Bagi anda yang suka menikmati suasana tenang dan sejuk sambil menikmati jagung bakar dan minuman coklat hangat, disini juga terdapat kedai yang menyediakan menu tersebut.

 (Indahnya Taman Bunga)

 (Taman Bunga)

 (Bunga Cantik)

 (Sisi Lain Taman Bunga)

(Begitu Indah) 

(Eksotis)

Akhir kata pesan dari kami, apabila anda mengadakan liburan keluarga pilihlah tempat wisata yang sekiranya sangat cocok untuk mengenalkan anak-anak kita maupun keluarga kita terhadap alam sekitar. Dari alam kita dapat belajar banyak mengenai arti tentang kehidupan. Manusia, alam dan lingkungan merupakan satu kesatuan yang saling tersinergi satu sama lain.

(Pasukan Langit, 15 Januari 2013)