Sabtu, 17 Januari 2009

Nafas-Nafas Lembut Latar Ombo, Panderman


NAFAS LEMBUT LATAR OMBO, PANDERMAN

Nafas-Nafas Gunung
Hembusan Bebas Hambatan
Ibarat Kereta Laju Keabadian
Membahana Diantara Lembah dan Awan
Meluncur Dalam Sepi yang Tak Bertepi

Sejuknya Nyanyian-Nyanyian Kehidupan
Membawa Imajinasi-Imajinasi Kekaleman
Melunakkan Kawat-Kawat Berduri Penuh Arti
Mencerahkan Hati Seperti Matahari Pagi
Seakan-akan Tak Ingin Tertidur Lagi

Ungkapan Kecewa Dalam Resah
Memeluk Jiwa Dalam Setiap Langkah
Bergerak Gugat Prahara Penuh Resah
Ibarat Asshole Memberi Satu Perintah
Sebagai Petunjuk Dibalik Hingarnya Kisah

(Pasukan Langit, 23 Maret 2008)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar