Selasa, 28 Juli 2009

Petualangan Pantai Pasir Panjang, Pulau Sempu





Liburan Isro' Mi'roj kemarin kumanfaatkan dengan berpetualang ke Pulau Sempu. Tujuan kami adalah berpetualang menjelajah empat pantai berbeda dan ngecamp di Pantai Pasir Panjang. Petualangan kami kemarin terdiri dari: Junedz (Aku alias penulis blog ini), Lia "Ngglegek", Dewi "Dewok", Nia, Desy, Roni, Fandi dan Neza. Sementara itu temenku yang satu namanya Lalu ngecamp di Pantai Segoro Anakan dan esoknya baru bergabung bersama kami di Pantai Pasir Panjang. Karena teman2 banyak yang berasal dari luar kota, maka kita putuskan untuk berkumpul di Terminal Gadang. Dari Terminal Gadang kita naek angkot jurusan Sendang Biru. Tepat pukul 12 siang kami berangkat dan sampai Pantai Sendang Biru tepat jam 2 siang. Setelah mengurus perijinan dan membayar sewa perahu Rp. 100.000,00 PP, kita memulai petualangan dengan naek perahu menyeberang menuju Pulau Sempu. Setelah sampai pada pantai pendaratan kapal, petualangan kami mulai dengan berjalan kaki masuk ke dalam hutan menuju Pantai Segoro Anakan.

Pemandangan di Pantai Segoro Anakan sangat bagus. Kita dapat naek ke atas karang apabila ingin melihat pemandangan laut selatan yang sangat eksotis. Melihat deburan ombak memecah karang mampu menghilangkan keletihan selama perjalanan yang kita lewati tadi. Dari atas karang kita dapat melihat warna air di Danau Segoro Anakan berkilau kehijauan karena terkena terik sinar matahari. Bagi temen2 yang mau ngecamp di Pantai Segoro Anakan bersiap2 aja terhadap cuaca disini. Meskipun menawarkan pemandangan yang sangat bagus akan tetapi, cuaca di Pantai Segoro Anakan meskipun malam sangat panas sekali. Saya sendiri lebih senang ngecamp di Pantai Pasir Panjang daripada di Pantai Segoro Anakan karena di Pantai Pasir Panjang cuacanya sangat sejuk dan kita dapat melihat laut lepas selatan sambil menikmati pemandangan karang2 yang kokoh berdiri di tengah2 laut diterjang gelombang sehingga menimbulkan suara2 alam yang mendamaikan jiwa.

Dari Pantai Segoro Anakan, untuk menuju Pantai Pasir Panjang kita harus berjalan naek turun menelusuri tiga buah bukit dan melewati dua buah pantai lagi yang cukup menguras tenaga. Keringat kami bercucuran di kala senja sore itu. Namun sebanding dengan perjuangan kami tuk menggapai surga dunia yang sangat mempesona. Sesampai di Pantai Pasir Panjang suasana alam benar2 damai banget. Pasir berwarna putih bersih di sepanjang pantai menambah keelokan suasana menjelang senja itu. Semilir angin senja bersama deburan ombak pantai selatan membawa harmoni irama alam dalam dekapan yang tak terlupakan. Symphony suara2 burung camar terbang diatas awan tuk menuju jalan pulang menambah senyuman Pantai Pasir Panjang memberikan kesan yang terdalam dalam kenangan. Berselimut putihnya pasir termangu memandang aurora kemerahan di ufuk barat yang tak kan pernah terlupakan. Berteman dengan wanita2 cantik yang selalu penuh dengan canda tawa menambah hangatnya suasana malam diantara pesta api unggun dan makan malam...He...He...He...

Malam semakin larut berlayar dengan tenangnya. Sayup2 tampak dari kegelapan malam deburan ombak dari selatan masih kokoh menerjang bebatuan karang menimbulkan irama alam yang penuh kesan. Dari kejauhan cahaya lampu2 perahu nelayan yang sedang mencari ikan terombang-ambing di tengah lautan sesekali hilang nun jauh diseberang laut selatan. Sementara itu gemerlip bintang2 di atas awan menambah semarak suasana malam seiring semilir angin laut diantara renungan diambang senja sore nan lalu. Malam semakin bertambah larut, temen2 udah pada tidur semua. Aku belum bisa merebahkan diriku dalam kepulasan. Ditemani senyuman api unggun yang menghangatkan jiwa, susu hangat yang menyegarkan hati, rokok kretek yang mendamaikan tenggorokan meskipun bisa membahayakan paru2, berusaha memahami hakikat arti kehidupan diantara sunyinya malam. Memandang ombak di lautan yang kian menepi. Mendengar suara alam dalam dekapan putihnya pasir diantara sepi yang tak bertepi. Teringat memori masa silam dalam kenangan, masa2 kuliah dahulu, masa2 berpacaran dulu yang akhirnya berakhir dan jomblo lagi sekarang...he...he...he...dan masa2 menjadi anak nakal yang selalu menyusahkan orang tua. Yaaachhh...seolah2 memori2 itu datang begitu saja dengan damainya...dan akhirnya malam pun semakin larut aku pun tertidur pulas setenang malam itu dalam memberikan kesejukan menuju esok fajar pagi yang sudah menunggu dengan senyuman berseri.

Tatkala esok pagi telah tiba, sabda alam benar2 menakjubkan. Bunga2 Tuhan mulai merekah tersenyum bersemi. Ucapan2 selamat pagi berpayung sejuknya fajar pagi seiring embun suci diantara daun2 hijau yang penuh warna-warni menambah indahnya dunia surga ini di sepanjang Pantai Pasir Panjang. Mentari pagi mulai tak malu2 tuk memperlihatkan sinarnya menghalau dinginya angin lalu yang mulai menghilang entah kemana. Kicauan burung2 kecil bagaikan alunan irama yang merdu menyambut berita pagi yang menyejukkan hati berharap mendapatkan segenggam berkah dan harapan tuk mengarungi kehidupan yang semakin tak memiliki tapal batas dalam bumi surgawi. Akankah senyuman2 ini akan terus kita jumpai untuk kemarin, saat ini dan esok hari...???...Yaaachhh hanya Allah SWT Yang Maha Mengetahui...Peace Forever...

(Pasukan Langit, 21 Juli 2009)

8 komentar:

  1. hello...salam persahabatan...damai selalu alam ini...

    BalasHapus
  2. hai...boleh tau gk bayar perijinannya brp coz ak 4th yg lalu cm bayar sekenanya.tp katanya sekarng dikenain bayar pake diatas materei segala ya? tlg dong infonya ya.thx mo ksana nih abs lebaran ini.btw mahal bgt ya sewa perahunya? ktanya ad yg cm 75rb

    BalasHapus
  3. pertama kita masuk sekarang harus lewat loket dan dikenai biaya Rp. 2.900,00 per orang...perizinanya...dan sewa perahunya sekarang dipakai nomer perahu...jadi kita daftar dapat perahu nomer berapa...biaya sekarang PP Rp. 100.000,00...dan berlaku bagi semua perahu...diharapkan ini ada pemerataan penghasilan diantara nelayan...gitu...:)...rencana habis lebaran kita juga mau kesana..tapi masih dalam rencana...rutinitas kita setiap dua minggu sekali ke Gunung Panderman, Batu...Refreshing akhir pekan...

    BalasHapus
  4. thx ya infonya...
    tp akhrnya ak btal ke sempu tp ke semeru mski gk muncak sih hehe
    apa kbr panderman skrg ya? ap gk jadi ladang smua tuh? moga2 aj blm brubh jd pasar bukit hehe

    BalasHapus
  5. rencana kami juga mau ke ranu kumbolo...kalau panderman sekarang dah mulai penghijauan...setiap dua minggu sekali setiap akhir pekan kami selalu ke panderman..:)

    BalasHapus
  6. Islam artinya Isya, subuh, Luhur, ashar dan Subuh. Ada apa dibalik tirai 5, Atas,Awan,Angin

    BalasHapus
  7. Islam Is The Best...Agama Pembawa Cahaya Seluruh Umat Dengan Penuh Rahhmat...:)

    BalasHapus