Rabu, 27 Agustus 2014

Kokopan (1500 Mdpl) Via Tretes

Setelah tiga bulan berlalu dari pendakian Gunung Penanggungan, kerinduan saya pada kedamaian alam pegunungan membuat saya mempersiapkan diri untuk melakukan pendakian lagi. Dikarenakan libur kerja hanya sabtu dan minggu, akhirnya saya memutuskan untuk melakukan pendakian ke Kokopan (1500 Mdpl), sebuah pos pendakian apabila kita mau melakukan pendakian ke Gunung Arjuna-Welirang via Tretes. Dalam pendakian kali ini saya ditemani teman pendakian saya Yuldan "Cowik".

Kami sepakat bertemu di Terminal Arjosari Malang tepat pukul 9 pagi. Setelah menitipkan sepeda motor, perjalanan kami lanjutkan dengan naik bus Jurusan Malang-Surabaya turun di Terminal Pandaan dengan biaya Rp. 7.000,00/orang. Dari Terminal Pandaan, perjalanan dilanjutkan dengan menaiki angkot Jurusan Tretes dengan biaya Rp. 10.000,00/orang turun di Pos Perijinan Pendakian Gunung Arjuna-Welirang. Sesampai di Pos Perijinan kami melakukan registrasi dengan menyerahkan fotocopy KTP dan dikenakan biaya Rp.8.500,00/orang. 

(Menjelang Sunrise)

(Gunung Penanggungan)

(Matahari terbit)

(Pet Bocor)

Dari Pos Perijinan petualangan kami berlanjut menuju Pet Bocor (800 Mdpl) dengan melalui jalan berbatu yang sudah tertata rapi dan lebar tetapi sangat menguras tenaga dikarenakan jalanan selalu menanjak apalagi cuaca panas di siang hari. Setelah 30 menit berjalan kami sampai di Pet Bocor, disini terdapat sumber air dan warung makan. Karena kami sudah kenal dengan ibu pemilik warung, kami cukup lama disini sambil menikmati minuman hangat dan gorengan yang disajikan. Suasana sangat sejuk karena dikelilingi rerimbunan pepohonan.

 (Si Yuldan "Cowik")

 (This Is Kokopan)

(Pemandangan Indah)

Tepat pukul dua siang, kami berpamitan dengan ibu pemilik warung untuk meneruskan perjalanan menuju Kokopan. Perjalanan dari Pet Bocor sampai Kokopan memakan waktu 3 jam. Alhamdulillah cuaca tidak begitu panas sore itu dan sesekali kabut datang sehingga suasana menjadi segar. Perjalanan menuju Kokopan sangat menguras tenaga karena sepanjang perjalanan berupa jalan berbatu (makadam). 15 menit sebelum mencapai Kokopan kita akan menemukan sebuah makam di sebelah kiri jalan yang katanya merupakan petilasan Maulana Malik Ibrahim.

(Si Guk-Guk)

(Persiapan Pulang)

(Indahnya Sunrise)

Sesampai di Kokopan, sudah ada banyak pendaki yang sedang melakukan diklat disini. Kami kemudian mencari tempat untuk mendirikan tenda dikarenakan hari sudah menjelang maghrib. Di Kokopan ini kalau hari sabtu dan minggu ada warung yang buka menjual gorengan dan minuman hangat dan terdapat sumber air. Demikian petualangan kami kali ini, dan apabila anda memiliki waktu libur sedikit dan ingin merasakan suasana pegunungan yang sejuk dan keindahan sunrise tentunya, Kokopan bisa menjadi alternatif petualangan anda di akhir pekan.

(Pasukan Langit, 27 Agustus 2014)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar