Kamis, 31 Desember 2015

Eksotisme Dibalik Kabut Ranu Kumbolo (2395 Mdpl) Jilid III

Pendakian Ranu Kumbolo akhir desember 2015 kali ini adalah pendakian saya yang ketiga setelah pendakian Ranu Kumbolo akhir desember 2011 dan pendakian Ranu Kumbolo akhir desember 2013. Jadi, bisa dikatakan setiap 2 tahun sekali pada akhir tahun saya melakukan pendakian ke Ranu Kumbolo. Pada pendakian kali ini saya ditemani oleh dua orang sahabat yaitu Faris dan Cipux. Berangkat dari Kota Malang pukul 07.30 pagi, perjalanan yang kami lalu melewati Madyopuro – Tumpang - Desa Wringin Anom - Desa Gubuk Klakah – Desa Ngadas – Jemplang – dan berakhir di Desa Ranu Pani yang berada pada ketinggian 2100 Mdpl sebagai tempat Pos Pendaftaran masuk ke Ranu Kumbolo atau Gunung Semeru.

 (Abu Bromo View dari Jemplang)

 (Jalur Awal Pendakian)

 (Memasuki Watu Rejeng)

 (Bekas Kebakaran Hutan) 

 (Pos III)

 (Indahnya Kabut Sore)

 (Kabut Menuju Pos IV)

(Puncak Mahameru)

Seperti pendakian2 sebelumnya, dalam pendakian ke Ranu Kumbolo kali ini kita akan melewati 4 Pos dimana jarak setiap masing2 pos adalah 1 jam perjalanan. Kalau ditotal perjalanan kami sampai Ranu Kumbolo adalah 4,5 – 5 jam perjalanan pendakian. Saya tidak akan menulis catatan perjalanan secara mendetail karena dalam pendakian2 sebelumnya sudah saya buat catatan perjalanan secara detail. Biar gambar yang berbicara dalam beberapa spot dalam pendakian Ranu Kumbolo (2395 Mdpl) kali ini. Salam damai selalu dimanapun kita berada, salam persahabatan.

 (Eksotika Ranu Kumbolo)

 (View dari Pos IV)

 (Cipux di Pangonan Cilik)

 (Cipux di Ranu Kumbolo)

 (Ketenangan Ranu Kumbolo)


 (Sisi Lain Ranu Kumbolo)

 (Tenda Pendaki & Tanjakan Cinta)

 (View dari Tanjakan Cinta)

(Oro-Oro Ombo)

(Pasukan Langit, 31 Desember 2015)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar